Bukan Sales Donat Tapi Sales Kabel
Jika ada beberapa orang yang bersyukur atas berdirinya PT. Kawan Listrik Indonesia (KLI), maka salah satunya adalah saya ! Ya saya.
Meski saya bukan termasuk pendirinya dan bahkan menjadi orang ke-12 bergabung di perusahaan ini, tapi saat akhirnya Allah takdirkan saya bergabung di Perusahaan ini, maka perubahan besar terjadi dalam hidup dan penghidupan saya dan bahkan berdampak positif terhadap satu gerbong keluarga yang saya bawa.
Saya sangat bersyukur bisa berjuang di KLI. Ini adalah momentum yang menjadi titik balik kehidupan kami sekeluarga.
Impian-impian yang sudah lama terkubur oleh pahitnya kehidupan yang cukup memprihantinkan saat itu, kini terangkat kembali, secercah harapan terajut kembali.
Saya bersyukur karena Allah menunjukkan jalan ini, 18 tahun bukan waktu yang singkat untuk bergelut dengan pahit getirnya kehidupan, sudah putus urat malu menjalani 16 profesi yang berbeda-beda.
Mulai dari buruh pabrik, Guru, Bisnis MLM, agen asuransi, jualan nasi uduk, tukang sayur sampai tukang bakso keliling semua telah dijalani.
Husnudzon kepada Allah bahwa suatu saat akan diberikan satu profesi yang sesuai dengan kata hati, sesuai passion katanya dan menjalaninya sepenuh hati dengan loyalitas tinggi.
Daan Alhamdulillah .......
Yang selama ini hanya dibatin dalam hati, diminta dalam Do'a sampai dibuat suatu resolusi, Masya Allah Tabarakallah semuanya satu persatu Allah berikan, bukan hanya soal materi tetapi juga tentang ketentraman hati.
Suatu hari seorang sahabat lama menghubungi lewat WhatsApp :
"Assalamualaikum pak Mul apa kabar ?" Chatnya waktu itu.
Dalam hati bertanya-tanya, "Tumben nich pak Yogie hubungi saya, ada hal penting apa kira-kira ?"
Singkat cerita, kami bertemu di warung kecil tempat saya jualan penthol bakso yang omsetnya sehari nggak lebih dari 200ribu, kami diskusi hampir 2 jam yang intinya beliau mengajak bergabung dengan Perusahaan yang didirikan bersama para sahabatnya.
"Jadi kapan kira-kira Pak Mul bisa bergabung ?" Closing statement Pak Yogie diakhir diskusi kami.
"Saya coba bicarakan dengan istri dulu ya om (panggilan akrab saya ke beliau), sekalian pengkondisian kantin sekolah cari orang bantuin jualan dulu" pinta saya saat itu.
Menjadi sales adalah tawaran pekerjaan yang disodorkan Pak Yogie sebagaimana pengamatan beliau saya mantan pebisnis MLM hehehe .....
Tawaran sekaligus tantangan pekerjaan baru di usia saya yang sudah menginjak 48 tahun, dan ini bukan hal yang mudah, terlebih saya benar-benar Nol soal kabel ????????
Tepat di hari Senin, 4 Agustus 2025 saya resmi bergabung dengan KLI bermodal nol kownlegde tentang dunia perkabelan + sedikit ilmu tentang jualan.
5 bulan pertama langsung dikasih target penjualan Rp. 100.000.000,- /bulan yang waktu itu sangat besar nilainya buat mantan pedagang penthol yang beromset dibawah 5 juta/bulan seperti saya.......
Qadarullah, bulan pertama tembus Rp. 140.000.000,- dan begitu juga 4 bulan berikutnya selalu diatas target yang ditetapkan. Alhamdulillah Allahu Akbar.
Saya bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dengan pekerjaan baru ini, persis passion saya yang bertahun-tahun selalu berbisik dalam hati "Kapan Allah kasih pekerjaan yang tak berkeringat, jalan-jalan, ngobrol, ngopi, tapi menghasilkan ?"
Masya Allah Tabarakallah, rasa syukur senantiasa selalu meresap meski tak selalu terucap. Terima kasih ya Allah atas nikmat ini, juga terima kasih om Yogie dkk kasih kesempatan saya berjuang bersama di KLI.
Karena prinsip utamanya adalah Bersyukur, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an yang artinya :
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: 'Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih'." (QS. Ibrahim: 7).
Semoga Allah kabulkan semua impian-impian kami melalui kapal besar bernama KLI dan persaudaraan ini terus menguat karena Allah hingga ke Jannah-Nya kelak. Aamiin.
Wallahu'alam bishowab.
Tangerang, 24 Januari 2026
Mas Mul KLI
Menulis di Masjid Ash-Shomad menjelang Isya
0 Komentar