Kawah Candradimuka itu bernama MLM


1995 awal merantau ke Jakarta punya impian sederhana bisa kerja kantoran, dibelakang meja sambil ketik-ketik di Komputer, jaman itu belum familiar Laptop seperti sekarang.

Seperti pungguk merindukan bulan, Jakarta tak seindah dalam angan-angan anak desa lulusan SMEA.

2 bulan nganggur mondar mandir kirim lamaran, interview dan akhirnya tak ada rotan akarpun jadi, Tukang kebun di salah satu rumah mewah di Pejaten barat milik WNA Australia adalah profesi pertama yang harus dijalani.

Bayang-bayang duduk manis sambil ketik angka-angka di layar komputer makin menjauh, yang penting kerja dan nggak terlihat nganggur adalah alasan terkuat kenapa harus kerja ngebun di kota.

Kurang lebih 2 bulan motong rumput, ngepel dan kerjaan tukang kebun umumya, hingga satu kesempatan ada peluang baru kerja hijrah ke Tangerang di salah pabrik produksi Seal-Oring ( Salah satu sparepart mobil dan sepeda motor). 

Bismillah 11 tahun kerja penuh drama karena tetap tidak sesuai dengan harapan saat itu. Lagi-lagi masih terbayang bekerja di belakang meja dengan mengoperasikan komputer, kenyataan realnya harus pegang mesin Produksi ....ya sudahlah ..... Jalani saja seperti air mengalir nanti juga sampai ke ujung, bisik dalam hati waktu itu.

Beruntung seorang teman sekaligus mentor bisnis mengenalkan ke dunia marketing yang saat itu sedang ngetrend Multi Level Marketing (MLM) atau juga biasa disebut Network Marketing.

Seperti masuk ke dunia lain, yang sebelumnya selalu berpikir kerja, kerja dan kerja sebagai karyawan dan berharap kerja kantoran yg mentereng, tapi di MLM diajarin jualan, prospekting, kenalan, presentasi, baca buku, dengerin kaset motivasi, membuat dream book, training, seminar dan banyak hal yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. Paradoks.

Di Kawah Candradimuka bernama MLM inilah mindset berubah, ketika sebagian yang lain menilai negatif dengan bisnis MLM dengan segala pernak perniknya, Justru disitulah mindset dan sikap berubah 180⁰ menjadi lebih positif. .... Aneh memang tapi itulah yang  dirasakan.

Seorang Leader yang waktu itu memang upline besar kami pernah berpesan : "Ikutilah semua proses di bisnis Network Marketing ini semuanya dengan benar dengan pembelajaran/kurikulum dan praktek yang benar, jika secara finansial belum sukses, maka secara mindset dan kepemimpinan Anda akan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik, level Anda akan naik" , Ujar beliau disatu kesempatan Leader Meeting.

Dan kata-kata itu ternyata benar !
Disaat jutaan pencari kerja antri disetiap ada info lowongan kerja baik online maupun offline, justru kondisi sebaliknya saya dilamar pekerjaan di usia 48 tahun. Alhamdulillah wa syukurillah.

Salah satu hikmah ketika kita melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, maka terbukti apa yang telah Allah sampaikan dalam surat At-Taubah ayat 105 yang artinya :
 "Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." 🌟

Tulisan berikutnya bersambung ke Kawan Listrik Family ....

Wallahu'alam bishowab 

OTW Bogor, 3 Januari 2026
Menulis dalam Bus Menhan dalam perjalanan menuju Bogor

Posting Komentar

0 Komentar